Mikel Arteta Akui Curi Ilmu Jose Mourinho Dari Film Dokumenter Tottenham Hotspur
Manajer Arsenal Mikel Arteta tidak menutup-nutupi fakta bahwa dirinya belajar banyak dari Jose Mourinho dalam film dokumenter Tottenham Hotspur.
Arsenal dan Tottenham bakal saling bentrok dalam derbi sarat gengsi, Minggu (6/12). Kemenangan di laga ini bisa menjadi titik balik Arsenal untuk bangkit dari keterpurukan di mana saat ini mereka masih tertahan di posisi ke-14 klasemen Liga Primer Inggris.
Salah satu cara yang ditempuh Arteta untuk mempersiapkan derbi ini adalah menonton “All or Nothing: Tottenham Hotspur”, sebuah film dokumenter berseri dari Amazon yang mengisahkan perjalanan naik-turun Spurs di musim 2019/20.
“Sangat menarik. Senang bisa melihat dari dalam situasi klub lain, melihat ide-ide lain, pelatih lain, dan tim lain,” kata Arteta dalam jumpa pers jelang derbi London Utara.
“Saya senang melihat itu semua. Saya juga melihat film olahraga lainnya karena di sana saya bisa mengambil banyak ilmu.”
“Melalui film dokumenter itu, saya bisa mengambil pelajaran dari manajer seperti Mourinho, yang telah berkarier di banyak negara, di mana ia selalu meraih kesuksesan. Jadi di sana ada sebuah proses yang bisa saya pelajari.”
“Ada banyak momen penting di film dokumenter itu di mana Anda bisa mengambil pelajaran relevan, tentang bagaimana dia bisa mencapai semua kesuksesan itu.”
Ditanya lebih lanjut apa yang paling berkesan dari Mourinho, Arteta menjawab dua hal, yakni tentang bagaimana menjaga hubungan dengan semua orang di klub dan juga tentang bagaimana mengatasi momen-momen sulit.
“Pertama, sebagai seorang pelatih, Anda harus bisa menciptakan interaksi dengan para pemain, klub, dan fans. Jika tidak memiliki itu, Anda tidak akan bertahan lama. Mourinho memiliki sesuatu yang sangat spesial, bahwa apa yang dia inginkan pasti tersalurkan masuk ke dalam klub yang dilatihnya,” lanjutnya.
“Kedua, adalah tentang bagaimana mengatur momen-momen sulit. Setiap manajer pernah mengalami masa sulit. Namun yang terpenting adalah cara Anda bereaksi dalam omen sulit ini.”